![]() |
| jangkeng. |
Layaknya awan cerah yang mengindahkan langit biru bumi kita, namun melihatnya terus seperti adalah tidak munkin, banyak cerita lain yang akan datang lagi. dan membiarkan awan cerahnya pergi dengan ikhlas adalah kebohonganku, dan kuta ku harus jujur kurelakannya ia pergi meski ku tak ikhlas.
Jejak langkah hidupmu yang pernah dalam satu jalur dengan langkahku, akan mengindahkan cerita kenanganku di hari esok, meski nantinya sedikit menyedihkanku di kala ku sadar ku pernah tak mengikhlaskan mu.
Diaman kau sekarang ?
bukan ragamu yang kutanyakan . . .
saat ini . . .
24-12-2011 ( 14 : 15 WIT )
Ku duduk didepan layar tempat dimana ku bisa sedikit tersirnahkan dari semua tanda tanyaku, dan tempat dimana ku torehkan tulisan ini, sesekali ragu ketika jari-jari ini bergerak merangkaikan yang sebenarya tak harus di torehkan melalui ketikan. tapi biarlah, ini sedikit melegahkan ku . . .
Melangkahkan fikiran positif dalam garis ketidak pastian , Menggantikan tanda tanya(?) cerita dengan koma(,) yang memberikanku kemungkinan menjabat tanda Titik(.) di akhir semua ini.
Low Battery menyadarkan ku untuk meberhentikan jemari ini menari dia atas papan keyboard yang kutau ingin mengatakan padaku "aku lelah menjadi panggung jemarimu " , namun alhahamdulillah karena keyboard tak bisa bicara, , , hehehe
Perpisahan pun mengakhiri perjumpaan kala kita bertemu,
begitu pun engkau yang pergi dan munkin tak kembali,
Perpisahan pun mengakhiri perjumpaan kala kita bertemu,
begitu pun engkau yang pergi dan munkin tak kembali,
Namun yakinlah perpisahan bukan tanda titik(.) perkenalan . . .
see u next time...
see u next time...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar